Mahasiswa HMI Sampaikan Aspirasi di DPRD Sukabumi, Ketua Dewan Janji Tindak Lanjut

DPRD8 Views

Sukabumi – Di hadapan para wakil rakyat, Ketua Umum HMI Cabang Sukabumi, Ade Roni Ronaldo, menyampaikan sikap tegas. “Bahwa gerakan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam membela kepentingan rakyat. Aksi ini merupakan komitmen nyata kami dalam mengawal isu kemahasiswaan dan masyarakat. HMI akan terus konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial, memastikan setiap kebijakan yang dilahirkan oleh pemerintah maupun legislatif benar-benar berpihak pada kebutuhan dan kesejahteraan warga Sukabumi,” tegas Ade Roni.

Pernyataan itu menjadi pembuka jalannya aksi yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026. Sejak pukul 09.30 WIB, sekitar 50 mahasiswa HMI Cabang Sukabumi berkumpul di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi. Mereka datang dengan membawa semangat perubahan, namun tetap menjaga ketertiban sehingga suasana berlangsung aman dan kondusif.

Kedatangan massa aksi disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutwali, S.IP. Tidak hanya berdiri di depan, ia mempersilakan seluruh mahasiswa masuk ke ruang dewan agar bisa mengawal proses penandatanganan surat rekomendasi atas tuntutan yang mereka bawa.

Dalam selebaran pers rilis resmi, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan utama. Di antaranya evaluasi total program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih), stabilisasi nilai tukar Rupiah, penurunan harga BBM Non Subsidi, penolakan terhadap UU TNI/Polri yang dianggap problematik, serta pengesahan RUU Perampasan Aset.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, menegaskan komitmennya. “Bahwa komitmennya untuk mengakomodir seluruh aspirasi yang disampaikan oleh kader HMI. Kami berkomitmen untuk mengakomodir semua tuntutan dari rekan-rekan mahasiswa. Berita acaranya akan segera kami buatkan, dengan estimasi pengerjaan kurang lebih 1 hingga 2 hari kerja. Setelah selesai, hal ini akan segera diinformasikan kembali,” ungkapnya.

Setelah penandatanganan surat rekomendasi dilakukan dan kesepakatan tercapai, para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. Aparat keamanan yang berjaga di lokasi mengapresiasi kedewasaan mereka dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Hingga akhir acara, situasi tetap kondusif, menjadikan aksi ini contoh nyata bagaimana aspirasi bisa disampaikan dengan damai, teratur, dan penuh tanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *