Jakarta, 7 Oktober 2026 – Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan 800 perwira tinggi TNI dan Polri dalam kegiatan Taklimat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10). Kegiatan tersebut menjadi ajang menyamakan visi dan memperkuat soliditas serta sinergi pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selanjutnya, kegiatan tersebut digelar menjelang dua tahun pemerintahan. Selain itu, pertemuan menjadi ruang untuk menyampaikan gambaran kondisi bangsa dan negara saat ini.
Arahan Presiden Menjelang Dua Tahun Pemerintahan
Presiden Prabowo menjelaskan alasan pertemuan tersebut. Ia sengaja mengundang para perwira tinggi untuk memberi pemahaman tentang tantangan bangsa.
“Sengaja saya mengundang para perwira tinggi menjelang 2 tahun pemerintahan yang saya pimpin. Saya ingin memberi suatu gambaran keadaan yang kita hadapi sebagai bangsa dan sebagai negara,” ujar Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10).
Selain itu, Presiden juga mengundang sejumlah senior. Ia menilai mereka masih perlu mengikuti perkembangan negara dan bangsa.
“Di sini juga saya mengundang tidak semua senior yang mungkin punya kesempatan hadir pada hari ini, dan juga mereka-mereka yang saya anggap masih perlu mengikuti perkembangan negara dan bangsa kita,” lanjut Prabowo.
Apresiasi Panglima TNI dan Penegasan Soliditas
Sementara itu, Panglima TNI Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi kepada Presiden. Ia menilai undangan tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada keluarga besar TNI.
“Atas nama keluarga besar TNI, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden atas undangan dan kesempatan yang diberikan kepada TNI untuk mengikuti kegiatan ini,” ujar Agus Subiyanto.
Kemudian, ia menegaskan kegiatan ini penting untuk kebersamaan. Karena itu, seluruh jajaran TNI menyamakan visi dan menyatukan langkah dalam tugas pengabdian.
Kapolri Tekankan Pedoman Tugas di Satuan
Di sisi lain, Kapolri Suyudi Ario Seto menyampaikan kehadiran perwira tinggi Polri menjadi momentum penting. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai kesempatan menerima arahan langsung dari Presiden.
“Kehadiran seluruh perwira tinggi Polri pada kesempatan ini merupakan momentum penting untuk menerima secara langsung arahan kebijakan dan penekanan Bapak Presiden sehingga dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan kepemimpinan di satuan masing-masing,” ujar Suyudi.
Akhirnya, pertemuan Taklimat menjadi sarana menyatukan pemahaman TNI dan Polri. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas sesuai arahan Presiden dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.












